GAMBARAN PROVINSI


GAMBARAN UMUM

Provinsi Jambi memiliki potensi bidang energi dan sumber daya mineral, sebagian potensi itu telah diusahakan meskipun sebagian lagi masih dalam tahap eksplorasi.Sebagian besar kegiatan usaha pertambangan yang ada, bergerak di bidang pertambangan batubara. Tercatat produksi batubara untuk tahun 2012 sebesar 7.118.038,39 ton dan tahun 2013 sebesar7.737.549,14 ton sedangkan pada tahun 2014 sampai tanggal triwulan III adalah sebesar 5.026.534,78 ton.  Untuk Produksi bijih besi pada tahun 2012 sebanyak 116.400,57 ton, pada tahun 2013 sebanyak 148.656,68 ton dan pada tahun 2014 sampai triwulan III sebanyak 30.002,61 ton. Untuk produksi lifting Minyak pada tahun 2013 sebesar 5.705.833 BOE dan tahun 2014 s.d. triwulan III sebesar 4.003.224 BOE dan Gas Bumi tahun 2013 tercatat sebanyak 16.731.991 BOE dan pada tahun 2014 s.d. triwulan III sebesar 13.151.894 Barel Oil Ekivalen (BOE).

 

A. WILAYAH ADMINISTRASI      

Provinsi Jambi secara geografis terletak antara 0° 45’ sampai 2° 45’ lintang selatan dan antara 101° 10’ sampai 104° 55’ bujur timur. Sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Sebelah Timur dengan Laut Cina Selatan, sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan sebelah barat berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu.

Luas Wilayah Provinsi Jambi 53.435 Km2, yang terdiri dari :
1)      Kabupaten Kerinci 3 808,5 Km2 (7,13%)
2)      Kabupaten Merangin 6.380 Km2 (11,94%)
3)      Kabupaten Sarolangun 7.820 Km 2 (14,63%)
4)      Kabupaten Batanghari 4.983 Km2 (9,33%)
5)      Kabupaten Muaro Jambi 6.147 Km2 (11,50%)
6)      Kabupaten Tanjung Jabung Timur 5.330 Km2 (9,97%)
7)      Kabupaten Tanjung Jabung Barat 4.870 Km2 (9,11%)
8)      Kabupaten Tebo 6.340 Km2 (11,86%)
9)      Kabupaten Bungo 7.160 Km2 (13,40%)
10)    Kota Jambi 205 Km2 (0,38%)
11)    Kota Sungai Penuh 391,5 Km2 (0,73%)

 

B.    DEMOGRAFI
Jumlah penduduk di Provinsi Jambi adalah 3.317.034 jiwa dengan Kota Jambi menempati urutan teratas dengan jumlah penduduk terbanyak.

 

C.    GEOMORFOLOGI
Secara geomorfologi, wilayah Provinsi Jambi dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) satuan morfologi :
1.    Perbukitan Terjal dengan ketinggian lebih dari 500 meter dpl, kemiringan antara 20º – 40º. Wilayah ini terletak di bagian barat yang membujur barat laut (3.805 m). Sebagian besar termasuk dalam wilayah Kabupaten Kerinci dan sebagian termasuk dalam wilayah Kabupaten Sarolangun dan Merangin.
2.    Perbukitan bergelombang menengah dengan ketinggian 50 – 500 meter dpl, kemiringan 10º – 20º. Wilayah ini terletak di bagian tengah, sebagian besar termasuk dalam wilayah Kabupaten Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo dan sebagian lagi termasuk dalam wilayah Kabupaten Batanghari.
3.    Perbukitan bergelombang halus dan dataran, dengan ketinggian 0 – 50 meter dan kemiringan 0º – 10º. Wilayah ini terletak di bagian timur, sebagian besar termasuk dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi dan Kota Jambi. Di beberapa tempat terdapat rawa-rawa dan di ujung timur wilayah ini dibatasi dengan laut yang membujur barat laut – tenggara.

Sungai utama yang melalui Provinsi Jambi adalah Sungai Batanghari dengan anak sungai adalah Batang Bungo, Batang Tebo, Batang Merangin, Batang Pelepat, Batang Asai dan Batang Tembesi.